MANFAAT KACANG HIJAU

Organik Share - Kandungan Kacang Hijau yang sangat lengkap, maka tak heran bila kacang hijau memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya, berikut di antaranya:

Manfaat Kacang Hijau yaitu Membantu Pembentukan Sel-Sel Tubuh, karena Kacang hijau mengandung protein lengkap yang membantu pembentukan sel-sel tubuh, yaitu sel-sel organ, otot dan otak. Secara tak langsung peran ini sangat berkaitan dengan manfaat perbaikan pertumbuhan badan.

Manfaat Kacang Hijau lainnya yaitu Meningkatkan Penyerapan Nutrisi, Penelitian mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin B menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan yang terjadi sehingga kemungkinan makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik. Kecambah kacang hijau mengandung enzim-enzim aktif yang meningkatkan penyerapan nutrisi pada proses metabolisme tubuh.


Manfaat Kacang Hijau lainnya yaitu  Memperbaiki Saluran Cerna, karena Kacang hijau mengandung serat tinggi yang berfungsi membersihkan saluran pencernaan, meningkatkan gerak peristaltik usus sehingga mengurangi waktu kotoran menumpuk dalam usus. Seratnya juga berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.



Manfaat Kacang Hijau lainnya yaitu Membantu Metabolisme Energi, Karena Kandungan Kacang Hijau lainnya berupa Vitamin B kompleks bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi per-tumbuhan. Vitamin B merupakan bagian dari enzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B tubuh akan mengalami kesulitan dalam mencerna karbohidrat.




Semoga Bermanfaat
Organik Share

KANDUNGAN KACANG HIJAU

Organik Share - Kacang hijau memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita, Supaya fisiknya menjadi kuat dan otaknya menjadi cerdas. berikut ini merupakan penjelasan mengenai kandungan nutrisi dan manfaat kacang hijau untuk kesehatan.

Kandungan Kacang Hijau merupakan sumber alternatif protein nabati. Kacang hijau mengandung protein tinggi sebanyak 7gr/100gr. Protein yang terkandung memiliki asam amino lengkap. Protein pada kecambah kacang hijau sudah berkurang jumlahnya yaitu hanya 3 gr/100 gr, tetapi asam aminonya sebagian dalam bentuk bebas yang cepat diserap tubuh.



Kacang hijau memiliki kandungan serat yang tinggi sekitar 7,6gr/100gr. Kandungan serat ini bisa mencukupi kebutuhan serat harian Anda sebesar 30%. Serat berguna membantu tubuh melancarkan pencernaan dan mencegah konstipasi atau sembelit.

Kandungan Kacang Hijau berupa Karbohidrat adalah 19gr/100gr. Cukup rendah dan baik untuk dikonsumsi dalam program diet maupun program pembentukan badan (muscle building).

Kandungan Kacang Hijau berupa Asam lemak esensial adalah omega-3 (0,9 mg/100 gr) dan omega-6 (119 mg/100 gr). Omega 3 merupakan asam lemak yang berguna untuk menurunkan kolesterol dalam darah.

Kandungan Kacang Hijau berupa asam folat dan vitamin B (thiamin) yang tinggi yakni sebesar 0,2 mg/100 gr. Selain itu juga kaya vitamin B lain, seperti riboflavin, B6,asam pantothenat, serta niasin. Vitamin yang terkandung didalamnya membantu meningkatkan energi dan metabolisme tubuh.

Kacang hijau juga kaya akan mineral, dalam 100 gramnya mengandung potasium (266 mg), phosphorus (99mg), manganese (48 mg), kalsium (27 mg),magnesium (0,3 mg), besi (1,4 mg), zinc (0,8 mg) dan selenium (2,5 µg).
Kaya Enzim Aktif

Kandungan Kacang Hijau yang berkecambah yaitu Kaya akan enzim aktif seperti amilase yang meningkatkan penyerapan dan pembentukan energi. Enzim ini akan rusak pada suhu di atas 40C. Itulah sebabnya Anda disarankan menghindari memasaknya dengan suhu tinggi.

Kandungan Kacang Hijau yang sangat lengkap, maka tak heran bila kacang hijau memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya, simak di Sini

Semoga Bermanfaat
Organik Share

KACANG HIJAU


Organik Share Kacang Hijau adalah sejenis palawija yang sangat terkenal di Indonesia. Tumbuhan ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sebagai sumber bahan pangan yang mempunyai protein nabati tinggi. Kacang Hijau merupakan terpenting urutan ketiga di Indonesia sebagai tanaman pangan Legume, setelah kedelai dan kacang tanah.

Legume adalah salah satu dari ribuan spesies tanaman dalam keluarga kacang-kacangan (Famili Leguminosae). Famili legume merupakan bahan makanan terpenting nomor dua bagi manusia setelah padi-padian. famili Leguminosae adalah Kacang-kacangan tersebut memiliki polong berbentuk cangkang, yang ketika matang, polong tersebut terbagi menjadi dua belah.



Bagian paling bernilai ekonomi dari Kacang Hijau adalah bijinya. Biji Kacang Hijau direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji yang sudah matang digerus dan dijadikan sebagai isi dari Makanan seperti onde-onde, bakpau, atau gandas turi dan lainnya.



Kecambah Kacang Hijau menjadi sayuran yang umum dimakan dan dikenal sebagai tauge. Kacang Hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan sari yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental. Tepung biji Kacang Hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel. Tepung ini juga dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun.


  • untuk mengetahui sebagian dari manfaat Kacang Hijau silahkan Klik Di SINI
  • Untuk mengetahu sebagian dari Kandungan Kacang Hijau silahkan Klik Di SINI



Semoga Bermanfaat. 21 Januari 2015
Organik Share

KACANG TANAH


Organik Share Kacang Tanah Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan tepatnya adalah Brazillia, namun saat ini telah menyebar ke seluruh dunia yang beriklim tropis atau subtropis Masuknya Kacang Tanah ke Indonesia pada abad ke-17 diperkirakan karena dibawa oleh pedagang-pedagang Spanyol,Cina,atau Portugis sewaktu melakukan pelayarannya dari Meksiko ke Maluku setelah tahun 1597 Pada tahun 1863 Holle memasukkan Kacang Tanah dari Inggris dan pada tahun 1864 Scheffer memasukkan pula Kacang Tanah dari Mesir Republik Rakyat Tiongkok dan India kini merupakan penghasil Kacang Tanah terbesar dunia.

Tanaman Kacang Tanah bisa dimanfaatkan untuk makanan ternak, sedang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber protein nabati , minyak dan lain-lain.Kacang Tanah Sebagai tanaman budidaya, Kacang Tanah dipanen bijinya yang kaya protein dan lemak. Biji ini dapat dimakan mentah, direbus (di dalam polongnya), digoreng, atau disangrai. Di Amerika Serikat, biji Kacang Tanah diproses menjadi semacam selai dan merupakan industri pangan yang menguntungkan. Produksi minyak Kacang Tanah mencapai sekitar 10% pasaran minyak masak dunia pada tahun 2003 menurut FAO. Selain dipanen biji atau polongnya, Kacang Tanah juga dipanen hijauannya (daun dan batang) untuk makanan ternak atau merupakan pupuk hijau.

Kacang Tanah kaya dengan lemak, mengandungi protein yang tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan protein dalam Kacang Tanah adalah jauh lebih tinggi dari daging, telur dan kacang soya. Mempunyai rasa yang manis dan banyak digunakan untuk membuat beraneka jenis kue.

Kacang Tanah juga dikatakan mengandung bahan yang dapat membina ketahanan tubuh dalam mencegah beberapa penyakit. Mengkonsumsi satu ons Kacang Tanah lima kali seminggu dilaporkan dapat mencegah penyakit jantung. Kacang Tanah bekerja meningkatkan kemampuan pompa jantung dan menurunkan resoki penyakit jantung koroner. Memakan segenggam Kacang Tanah setiap hari terutama pesakit kencing manis dapat membantu kekurangan zat.


Kacang Tanah mengandung Omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda dan Omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal. Dalam 1 ons Kacang Tanah terdapat 18 gram Omega 3 dan 17 gram Omega 9. Kacang Tanah mengandung fitosterol yang justru dapat menurunkan kadar kolesterol dan level trigliserida, dengan cara menahan penyerapan kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam darah dan mengurangi penyerapan kembali kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL kolesterol. Kacang Tanah juga mengandung arginin yang dapat merangsang tubuh untuk memproduksi nitrogen monoksida yang berfungsi untuk melawan bakteri tuberkulosis.
Kajian-kajian menunjukkan Kacang Tanah dapat sebagai penurun tekanan darah tinggi dan juga kandungan kolestrol dalam darah, berkesan untuk melegakan penyakit hemofilia atau kecenderungan mudah berdarah, penyakit keputihan dan insomnia. Namun Kacang Tanah sangat dicegah pada mereka yang menghadapi penyakit jenis kanker payudara dan yang mempunyai masalah jerawat atau acne juga disarankan berhenti mengonsumsi Kacang Tanah.

CABAI RAWIT


Organik Share - Cabai rawit adalah tumbuhan anggota genus Capsicum. Selain di Indonesia, ia juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di negara-negara Asia Tenggara lainnya. Di Malaysia dan Singapura ia dinamakan "cili padi", di Filipina "siling labuyo", dan di Thailand "phrik khi nu". Di Kerala, India, terdapat masakan tradisional yang menggunakan Cabai rawit dan dinamakan kanthari mulagu. Dalam bahasa Inggris ia dikenal dengan nama "Thai pepper" atau "bird's eye chili pepper".




Buah Cabai rawit berubah warnanya dari hijau menjadi merah saat matang. Meskipun ukurannya lebih kecil daripada varietas cabai lainnya, ia dianggap cukup pedas karena kepedasannya mencapai 50.000 - 100.000 pada skala Scoville. Cabai rawit biasa di jual di pasar-pasar bersama dengan varitas cabai lainnya. Terdapat peribahasa Indonesia "kecil-kecil Cabai rawit " (Malaysia: kecil-kecil cili padi), yang artinya kecil-kecil tapi pemberani.

Cabai rawit disebut-sebut berasal dari Amerika selatan yang kemudian dibudidayakan oleh orang-orang Indian untuk keperluan memasak. Entah kapan Cabai rawit mulai masuk dan dibudidayakan di Indonesia, yang jelas saat ini di Indonesia Cabai rawit menjadi salah satu bumbu masak yang banyak dicari dan digunakan dalam berbagai menu masakan. Tanaman dari bumbu masak ini sekarang juga sudah tersebar di seluruh penjuru dunia


Tanaman Cabai rawit merupakan salah satu bentuk tanaman perdu dan merupakan jenis tanaman musiman. Tinggi tanaman ini mencapai 50-100 cm. Tanaman ini memiliki dahan dan ranting yang penuh ditumbuhi oleh buah dan bunga. Produksi buah tanaman ini sangat tergantung pada jumlah cabang dan ranting, artinya semakin banyak cabang dan ranting maka akan semakin banyak pula jumlah buahnya. Akar tanaman Cabai rawit termasuk akar serabut yang memiliki banyak cabang pada permukaan tanah, akar dari tanaman ini hanya dapat menembus tanah dangkal yang diperkirakan hanya mampu menembus kedalaman tanah sekitar 25-50cm. Daun pada tanaman ini berbentuk lonjong dengan bagian ujung yang runcing dan tulang daun menyirip, panjangnya sekitar 4-8 cm dan lebar sekitar 2-4 cm


Bunga pada tanaman Cabai rawit ada pada setiap sela-sela ranting dalam keadaan menggantung, memiliki 4-6 kelopak bunga dengan panjang bunga kurang lebih sekitar 1-1,5 cm dan lebar sekitar 0,5 cm, serta panjang tangkai sekitar 0,5 cm. Sedangkan buah Cabai rawit itu sendiri berbentuk lonjong dengan ujung runcing, ukurannya bervariasi ada yang berukuran besar dan adapula yang kecil. Buah Cabai rawit yang masih muda umumnya tidak terlalu pedas, tetapi setelah tua atau setelah matang, rasanya akan berubah sangat pedas. Warna buah cabai ketika masih muda biasanya hijau muda dan akan berubah warna menjadi merah saat Cabai rawit sudah matang, warna inilah yang bisa digunakan untuk membedakan apakah Cabai rawit sudah matang atau belum dan bagaimana rasanya